A. Sejarah Lahirnya Armoured Vehicle dan Tipe - Tipe
DIMAS DWI SANTOSO
Armoured VehicleArmoured Combat Vehicles,Tracked, semi tracked atau kendaraan beroda yang dilengkapi dengan armor
proteksi dan daya lintas antar negara. Yang didesain sebagai transportasi
empat atau lebih pasukan. Atau kendaraan yang dipersenjatai dengan
sebuah senjata integral atau senjata organik dengan spesifikasi
minimum 12.5 milimeter pada kaliber atau pelontar misil.1Tipe - tipe kendaraan bersenjata pada pertama kali terbagi menjadi dua macam, antara lain : kendaraan penyerang “Armoured Fighting Vehicle” dan
kendaraan pendukung (recover)”Armoured Recovery Vehicle”
Sejarah : Era Neo-Conservative Era (kendaraan bersenjata dikembangkan pertama kali pada tahun 1970an. Antara lain : he M1 Abrams Main Battle
Tank (MBT), M2 Bradley Infantry Fighting Vehicle (IFV), M113 Armored Personnel Carrier (APC), M109 Paladin Self Propelled Howitzer, M270
Multiple Launcher Rocket System (MLRS), and even the ubiquitous High Mobility Multipurpose Wheeled Vehicle (HMMWV or Hummer) Pada masa
Iraq sebagai masa keberhasilan atas digunakannya kendaraan bersenjata ini. Tahun 2003.
Macam - macam evolusia. M1A2 SEP “Abrams” MBT- dengan perlengkapan pengedali tembakan, komputer balistik, dan visual panas,- serta bersifat real time mode
b. M2A3 “Bradley” IFV- menambah kemampuan pada multi target1 UNROCA : https://www.unroca.org/categories, diakses pada tanggal 13 Maret 2017, pukul 20.49 WIB.Tugas 1 RMA "1TuREVOLUTION IN
MILITARY AFFAIRSIntegral WeaponNama : Dimas Dwi SantosoARMOURED VEHICLE NPM : 1416071028
c. M113A3 APC
- berbahan alumunium sehingga lebih ringan dibandingkan seri sebelumnya.
d. M109A6 “Paladin” Self-Propelled Artillery- dengan armor tambahan dan akurasi pada radius 30 - 40 kilometer.e. M270 MLRS Self-Propelled Rocket Artillery- dilengkapi dengan artileri dan reload selama 3 menit, tembakan dengan radius 30 km.
f. MIM-104F “Patriot” and FIM-92 “Stinger” SP Air Defense- akurasi udarag. The Do-It-All Stryker: Temporary Stop-Gap
h. Mobile Protected Firepower (MPF)
i. Armored Multi-Purpose Vehicle (AMPV)j Joint Light Tactical Vehicle2B. Perkembangan Armoured Combat Vehicle sampai saat ini.Armoured Vehicle terbaru sedang dalam pembuatan oleh Amerika Serikat dengan nama Future Fighting Vehicle (FFV) dengan fitur terbarunya
penyetiran ketinggian di daratan.32 http://www.globalresearch.ca/u-s-army-armored-vehicle-developments-in-the-21st-century-military-analysis/5563931, diakses pada tanggal 13 Maret 2017, pukul
20.56 WIB.3 Diliput dari situs : http://www.militaryaerospace.com/articles/2015/06/armored-combat-vehicle.html, diakses pada tanggal 13 Maret 2017, pukul 20.20 WIB.Tugas 1 RMA "2Salah satu ilustrasinya
The Development of Armoured Combat Vehicle Tugas 1 RMA "3Sistem
Pertahanan
Kendaraan atau
yang disebut
dengan ArmourSistem Amunisi
Persenjataan
Sistem
Pertahanan
Udara
Jenis lapisan
roda atau sasis
dasar
Kendaraan
Perkembangan Desain Armoured Combat Vehicle
C. Pemetaan KepemilikanTugas 1 RMA "4b
Sumber pemetaan kepemilikan serta alur impor dan
ekspor Armoured Combat VehicleChart di sebelah merupakan hasil ilutrasi
interes dalam kepemilikan Armoured Combat
Vehicle. Hal tersebut dikategorikan sekaligus
dipresentasikan per kawasan. Dengan negara
Eropa sebagai kawasan terbesarnya, hal ini
dikarenakan daratan eropa yang stabil datar.Data di sebelah merupakan data
peminat dan pemilik teratas atau
terbanyak Armoured Combat
Vehicle.Negara teratas yaitu India, Saudi
Arabia, dan Hampir seluruh negara
lainnya adalah negara-negara
Eropa.
D.Analisis. SerTugas 1 RMA "5Kelemahan
Tingkat fleksibelitas yang terbilang
sangat rendah, Serta fasilitas
komunikasi dan informasi yang
belum dikembangkan dengan
canggih. Serta tingkat survival sangat
rendah.Kelebihan : Tingkat letalitas
sangat tinggi
Bagi siapa menjadi
kelemahan: Bagi negara
kepulauan dan negara
pegunungan
Bagi siapa menjadi
kelebihan : Bagi negara
daratan dan cenderung
dataran stabil.Data Fakta
Kamis, 16 Maret 2017
ARTILERI
ARTILERISejarah, Perkembangan, Pemetaan,
Kepemilikan, Dan KeunggulanAndika Prasetya
Sejarah terbentuknya artileriArtileri merupakan sebutan untuk persenjataan berat yang menembakkan proyektil
dengan jangkauan jarak yang tergolong jauh dan memiliki daya hancur yang besar. Artileri
telah menjadi persenjataan yang banyak menentukan hasil dari peperangan yang terjadi di
dunia, contohnya pada masa perang Napolleon, perang dunia 1, perang dunia 2, dan berbagai
peperangan besar lainnya.
Pada sejarahnya, artileri telah terbentuk sejak
tahun 397 BC di Yunani kuno pada masa pemerinahan
Dionysius I, raja dari kerajaan Syracuse. Kebutuhan akan
senjata baru membuat Dionysius I mengambangkan
progam pengembangan senjata-senjata perang yang
diharapkan dapat mengeliminasi musuh-musuh dan
perkembangan sistem pertahanan yang semakin maju
(terutama kerajaan Carthaginian). Pengembangan
persenjataan tersebut kemudian menghasilkan siege
tower dan capault yang diciptakan untuk menaklukan
dinding benteng dari kerajaan Carthaginian.
Pengembangan persenjataan selanjutnya kemudian pada
tahun 335 BC menghasilkan Oxybeles (sebutan untukbalista pada masa itu), sebuah senjata yang berbentuk seperti busur panah besar, yang mampu
nenembakkan proyektil antara 10 – 180 pound dengan jarak tembak lebih dari 450 meter.1Oxybeles atau Balista, dan catapult pada dasarnya diciptakan untuk menghancurkan
sistem pertahanan musuh paling utama yang pada masa itu berupa benteng dengan dinding
yang besar dan tinggi. Dinding benteng membuat serangan menjadi tidak efektif karena tidak
mampu menjangkau musuh yang berlindung. Hal ini menyebabkan pengembangan sistem
penyerangan banyak berfokus pada senjata berat yang mampu menghancurkan dinding, dan
karena hal itulah artileri diciptakan dan berkembang hingga saat ini.Perkembangan senjata artileriPerkembangan persenjataan artileri pada masa kuno terfokus pada tiga senjata utama,
yaitu Balista, Catapult, dan Trebuchet. Ketiga persenjataan ini diciptakan sebagai counter dari
sistem pertahanan yang berupa dinding benteng besar. Ketiga persenjataan ini memiliki
karakteristik dan fungsinya masing-masing dalam medan peperangan.Balista adalah senjata yang dapat menembakan proyektil barupa batu besar dengan arah
tembakan yang lurus dan pendek seperti senjata gun, dan cocok untuk menghancurkan dinding
benteng dan musuh dengan peperangan jarang jauh. Catapult dapat menembakan proyektil
seberat 100 pounds dengan jarak tembak sekitar 550 meter dan arah tembakan yang tinggi
berbentuk parabola. Senjata ini cocok digunakan untuk menghancurkan musuh di balik dinding
atau di atas dinding. Sementara Trebuchet mampu menembakan proyektil seberat 300 pound1 Disadur dari buku karya Jeff Kinard : Artillery: An Illustrated History of Its Impact.. 2007. ABC-CLIO. California.
dengan jarak tembak sekitar 280 meter, cocok digunakan untuk menghancurkan dinding
benteng.2Perkembangan senjata artileri terus berkembang
pesat sejalan dengan ditemukannya gunpowder ataububuk mesiu. Bubuk mesiu pertama kal dimukan di
China oleh Tseng Kung-Liang pada tahun 1044. Bubuk
mesiu kemudian banyak digunakan oleh kerajaankerajaan di China sebagai bahan peledak dan proyektil
dalam senjata-senjata artileri mereka. Pada tahun 1200-
an. Bubuk mesiu mulai masuk ke eropa dan
dikembangkan menjadi senjata meriam yang terbuat dari
kayu. Kemudian pada masa peperangan antara tahun
1339-1453, penggunaan meriam menjadi hal yang
umum dalam peperangan di eropa. Meriam pada zaman
itu memiliki jarak tembak mencapai 700 yard.
Pada masa-masa tersebut, senjata artileri
berfokus pada pengembangan senjata meriam dengan
tembakan yang lebih jauh dan kekuatan destruktif yang
lebih besar. Selama periode 200 tahun antara abad ke 14
hingga 16, perkembangan senjata meriam berlangsung
dengan pesat dan menghasilkan senjata paling
mematikan di dunia. Namun, hal tersebut tidak dibarengi
dengan kekuatan mobilitas yang seimbang. Mobilitas senjata meriam masih sangat rendah,
perpindahan senjata hanya dapat dilakukan dengan lambat dan membutuhkan tenaga dari
banyak prajutit.
Oleh sebab itu, pada abad ke 17, Guntavus Adolphus, pasukan kerajaan swedia,
mengambangkan senjata meriam yang sanga ringan yang mana dapat di jalankan oleh hanya
dua orang tentara saja. Mobilitas yang dihasilkan oleh artileri ini sangat jauh berkembang
dibanding artileri meriam sebelumnya, sehingga fungsi dari artileri pada masa ini sudah bukan
hanya digunakan untuk menyerang dinding benteng atau mempertahankan benteng, tapi juga
untuk terlibat secara langsung dalam peperangan. Batalion artileri banyak di kembangkan
dalam sistem formasi tentara yang bertugas untuk
menghancurkan tentara musuh.3Senjata artileri ini terus berkembang dengan
berbagai versi dan kemampuan masiing-masing.
Salah satu artileri paling terkenal pada masa abad ke
18 adalah artileri dari negara prancis yang memiliki
jarang tembak hingga 5 Mil, meriam ini juga yang
menjadi faktor fundamental dalam kemenangan-2 Disadur dari Jurnal karya Albert Manucy: Artillery Through The Ages : A Short Ilustrated History of Cannon,
Emphasizing Types Used in America. United States Goverment Printing Office.3 Ibid
kemenangan yang diraih oleh Napoleon dalam penaklukannya ke berbagai negara.
Seiring dengan perkembangan zaman dan berbagai
peperangan yang teerjadi di dunia, artileri terus berkembang
menjadi berbagai jenis senjata dengan fungsi dan kelebihannya
masing-masing. Pada masa abad ke 19 sampai ke 20,
perkembangan artileri banyak diangap mencapa puncaknya.
Hal ini tidak lepas dari perang dunia 1 dan 2 yang banyak
memaksa negara-negara untuk mengambangkan sistem
persenjatan yang lebih maju. Salah satu aspek artileri yang
paling berkembang pada masa ini adalah field artileri, atau artileri medan. Hal ini tidak lepas
dari konflik dan peperangan yang banyak terjadi di eropa yang lebih banyak memiliki medan
pertempuran darat.4Berbagai bentuk baru dari artileri tercipta dalam periode ini, seperti field howitzerartileri yang pertama kali dikembangkan oleh Jerman, artileri untuk perperangan di medan
pegunungan (mountain artillery), mortar yang dapat dibongkar pasang, anti-aircraft artillery,anti-tank artillery, self-propelled artillery, railway artillery, artillery yang menjadi equipmentdalam kapal navi, dan lain-lain.Pemetaan senjata artileriSeiring perkembangan senjata artileri yang semakin maju, terdapat beberapa jenis tipe
artileri yang dilihat dari berbagai faktor, diantaranya : Jarak dan bentuk tembakan
a. GunArtileri yang memiliki laras panjang, kecepatan peluru yang cepat, dan
trajektori atau arah peluru yang cenderung lurus kedepan. Oleh karena itu,
jangkauan senjata ini sangat jauh dan tidak efektif untuk menyerang musuh dengan
jarak dekat.b. HowitzerArtileri yang yang memiliki
laras relatif pendek, kecepatan
peluru sedang, dan trajektori
yang didesain lebih melengkung.
Jangkauan howitzer cenderung
pas untuk peperangan jarang
menengah.c. MortarArtileri yang memiliki lars paling pendek, kecepatan peluru yang lambat, dan
trajektori yang sangat parabolik. Meski begitu, areal tembaknya luas dan efektif
dalam menghadapi peperangan jarak dekat.4 Ibid
Medan pertempuran dan mobilisasi artileri
a. Field artillery : Persenjataan artileri yang digunakan di darat1. Self-propelled artilery :
artileri yang di pasang di
atas kendaraan baik roda
karet maupun rantai, dan
mampu bergerak mandiri.2. Towed artillery : artileri
yang bergerak dengan cara
di tarik.3. Railway gun : artileri yang
bergerak dengan
menggunakan kereta yang
berjalan diatas rel.4. Coastal artillery : artileri yang tetap dan tidak dapat dipindahkan. Biasanya
digunakan sebagai senjata dalam bertahan di benteng maupun di kapal.b. Naval artillery : Persenjataan artileri yang digunakan sebagai equipment di kapal
laut. Fungsi dan tujuan artileri
a. Mountain artillery : artileri yang bisa dibawa kedalam medan yang sulit. Beberapa
jenis artileri ini dapat bersifat bongkar pasang.b. Anti-tank artillery : artileri yang tujuannya khusus untuk menghancurkan tank.c. Anti-aircraft artillery : artileri yang khusus digunakan untuk menghancurkan
pesawat terpur.d. Rocket artillery : artileri yang menggunakan rocket sebagai proyektilnya dan
biasanya memiliki akurasi yang cenderung kurang baik, namun jangkauan dan
daya ledak yang tinggi.
Sementara diantara begitu banyak jenis dan seri artileri, terdapat beberapa seri yang
paling terbaru dan cangggih di dunia, dianntaranya :a. Howitzer Archer FH 77 BW L52 Howitzer 5Howitzer yang dikembangkan oleh
BAE system ini dapat menembakan
proyektil sebanyak 21 kali per 3.5
menit dan dapat menembakan semua
proyektil dengan tipe 155mm dengan
jarak 50 km. Selain itu, kecepatan
maksimum dari mobilitas Hiwitzer ini5 Disadur dari : http://www.army-technology.com/features/featurethe-10-most-effective-self-propelledartillery-4180888/ diakses pada 13 maret 2017, pukul : 16.05
adalah 70km/jam dan mampu meninggalka area setelah menembak dengan waktu
hanya 40 detik.b. Anti-tank artillery AGM-114R HELLFIRE II Romeo 6Anti-tank ini dikembangkan oleh
Lockheed Martin, memiliki panjang 163 cm
dan diameter 17.8 cm. Misil anti-tank
berbobot 49.4 kg ini dilengkapi dengan semiactive laser (SAL) yang dapat mengunci
target setelah ataupun sebelum misil di
luncurkan, dengan jarak tembak maksimum
mencapai 8 km.c. Anti-aircraft artillery 7 Derivatsiya systemPada tahun 2015, the Rusian Deffence Industry meluncurkan sistem terbaru darianti-aircraft yang bernama Derivatsiya system dengan AU-220M cannon yang
dibawa oleh BMP-3 ampibi armoured vehicle. System terbaru ini juga dilengkapi
dengan senjata gun 57 milimeter dan dapat menghancurkan musuh dengan jarak 8-
10 km, serta drone dalam jarak 3- 5 km.6 Disadur dari : http://www.army-technology.com/features/featurethe-worlds-deadliest-anti-tank-missiles-
4159253/ diakses pada 13 maret 2017, pukul 16.127 Disadur dari : http://rbth.com/defence/2016/01/14/new-russian-anti-aircraft-gun-can-hit-targets-at-greaterdistances_559189 diakses pada 13 maret 2017, pukul 16.19
Negara pemiliki artileri terbanyak8Sebagaimana artileri telah menjadi salah satu senjata paling mematikan dalam
peperangan, berbagai negara telah dan sedang memproduksi serta menambah jumlah senjata
artileri untuk memeperkuat persenjataannya. Berikut ini negara-negara pemiliki senjata artileri
terbanyak di dunia yang terbagi atas 3 jenis utama, yaitu : Towed Artillerty, Self-propelled
Artillery, dan Multiple Rocket Launcher Artillery.
Dari data diatas, kita dapat menganailis sebuah fakta bahwa negara-negara yang
memiliki banyak artileri cenderung merupakan negara yang memiliki konflik dengan negaranegara di sekitarnya. Selain itu, negara-negara yang memiliki banyak artileri juga dilihat
merupakan negara dengan sebagian besar wilayah berupa daratan. Pembelian artileri ini dinilai
sebagai upaya negara-negara untuk mempertahankan wilayahnya dari serangan negara lain jika
terjadi konflik, karena karakteritik artileri cenderung lebih bersifat bertahan.8 Data diambil dari www.globalfirepower.com
Keunggulan dan kelemahan artileri (dibanding senjata lain)Sebelum kita melihat keunggulan dan kelemahan dari artileri, kita harus melihat
karakteristik umum dari artileri itu sendiri. Diantaranya : Berukuran besar Daya tahan yang rendah Mobilitas cenderung rendah Daya ledak tembakan besar Daya jangkau tembakan jauh dan luas Akurasi cenderung rendah (lebih mudah
meleset akibat beberapa faktor, exp:
kecepatan dan arah angin) Kurang adaptif (namun diimbangi dengan
berbagai tipe menurut medan) dll
Dari karakteristik umum tersebut, kita dapat melihat bahwa artileri lebih cenderung
cocok untuk bertahan dibanding menyerang. Artileri secara umum dapat dikategorikan
memiliki keungulan dalam daya ledak dan daya jangkau tembakan yang besar dan luas.
Sementara kelemahan dari artileri adalah ukurannya yang besar dengan daya tahan, mobilitas,
akurasi, dan adaptivitas yang rendah.
Dari karakteristik keunggulan dan kelemahan artileri tersebut, kita dapat
membandingkan keunggulan dan kelemahan artileri dengan senjata-senjata lain. Diantaranya : Keunggulan
a. Senjata yang lambat
Artileri sangat cocok untuk menghadapi senjata-senjata dengan mobilitas yang
cenderung rendah, seperti kapal berang induk dan Main Battle Tank (MBT)
b. Senjata yang besar
Artileri juga sangat cocok untuk menghadapi senjata-senjata yang berukuran
besar. Seperti kapal perang induk dan MBT.
c. Pasukan / senjata yang berkelompok
Artileri akan lebih efisien jika ditembakan ke pasukan atau senjata-senjata yang
sedang berkelompok, karena daya ledaknya yang besar. Kelemahan
a. Senjata yang cepat
Artileri kurang cocok menghadapi senjata yang memiliki mobilitas tinggi, hal
ini karena akurasi dari artileri yang cenderung rendah. Seperti Aircraf danArmoured Vehicle.b. Senjata yang memiliki daya ledak besar
Artileri juga kurang memiliki kemampuan dalam menahan gempuran senjata
yang memiliki daya ledak besar, karena artileri cenderung mudah di hancurkan
dengan ledakan.
Kepemilikan, Dan KeunggulanAndika Prasetya
Sejarah terbentuknya artileriArtileri merupakan sebutan untuk persenjataan berat yang menembakkan proyektil
dengan jangkauan jarak yang tergolong jauh dan memiliki daya hancur yang besar. Artileri
telah menjadi persenjataan yang banyak menentukan hasil dari peperangan yang terjadi di
dunia, contohnya pada masa perang Napolleon, perang dunia 1, perang dunia 2, dan berbagai
peperangan besar lainnya.
Pada sejarahnya, artileri telah terbentuk sejak
tahun 397 BC di Yunani kuno pada masa pemerinahan
Dionysius I, raja dari kerajaan Syracuse. Kebutuhan akan
senjata baru membuat Dionysius I mengambangkan
progam pengembangan senjata-senjata perang yang
diharapkan dapat mengeliminasi musuh-musuh dan
perkembangan sistem pertahanan yang semakin maju
(terutama kerajaan Carthaginian). Pengembangan
persenjataan tersebut kemudian menghasilkan siege
tower dan capault yang diciptakan untuk menaklukan
dinding benteng dari kerajaan Carthaginian.
Pengembangan persenjataan selanjutnya kemudian pada
tahun 335 BC menghasilkan Oxybeles (sebutan untukbalista pada masa itu), sebuah senjata yang berbentuk seperti busur panah besar, yang mampu
nenembakkan proyektil antara 10 – 180 pound dengan jarak tembak lebih dari 450 meter.1Oxybeles atau Balista, dan catapult pada dasarnya diciptakan untuk menghancurkan
sistem pertahanan musuh paling utama yang pada masa itu berupa benteng dengan dinding
yang besar dan tinggi. Dinding benteng membuat serangan menjadi tidak efektif karena tidak
mampu menjangkau musuh yang berlindung. Hal ini menyebabkan pengembangan sistem
penyerangan banyak berfokus pada senjata berat yang mampu menghancurkan dinding, dan
karena hal itulah artileri diciptakan dan berkembang hingga saat ini.Perkembangan senjata artileriPerkembangan persenjataan artileri pada masa kuno terfokus pada tiga senjata utama,
yaitu Balista, Catapult, dan Trebuchet. Ketiga persenjataan ini diciptakan sebagai counter dari
sistem pertahanan yang berupa dinding benteng besar. Ketiga persenjataan ini memiliki
karakteristik dan fungsinya masing-masing dalam medan peperangan.Balista adalah senjata yang dapat menembakan proyektil barupa batu besar dengan arah
tembakan yang lurus dan pendek seperti senjata gun, dan cocok untuk menghancurkan dinding
benteng dan musuh dengan peperangan jarang jauh. Catapult dapat menembakan proyektil
seberat 100 pounds dengan jarak tembak sekitar 550 meter dan arah tembakan yang tinggi
berbentuk parabola. Senjata ini cocok digunakan untuk menghancurkan musuh di balik dinding
atau di atas dinding. Sementara Trebuchet mampu menembakan proyektil seberat 300 pound1 Disadur dari buku karya Jeff Kinard : Artillery: An Illustrated History of Its Impact.. 2007. ABC-CLIO. California.
dengan jarak tembak sekitar 280 meter, cocok digunakan untuk menghancurkan dinding
benteng.2Perkembangan senjata artileri terus berkembang
pesat sejalan dengan ditemukannya gunpowder ataububuk mesiu. Bubuk mesiu pertama kal dimukan di
China oleh Tseng Kung-Liang pada tahun 1044. Bubuk
mesiu kemudian banyak digunakan oleh kerajaankerajaan di China sebagai bahan peledak dan proyektil
dalam senjata-senjata artileri mereka. Pada tahun 1200-
an. Bubuk mesiu mulai masuk ke eropa dan
dikembangkan menjadi senjata meriam yang terbuat dari
kayu. Kemudian pada masa peperangan antara tahun
1339-1453, penggunaan meriam menjadi hal yang
umum dalam peperangan di eropa. Meriam pada zaman
itu memiliki jarak tembak mencapai 700 yard.
Pada masa-masa tersebut, senjata artileri
berfokus pada pengembangan senjata meriam dengan
tembakan yang lebih jauh dan kekuatan destruktif yang
lebih besar. Selama periode 200 tahun antara abad ke 14
hingga 16, perkembangan senjata meriam berlangsung
dengan pesat dan menghasilkan senjata paling
mematikan di dunia. Namun, hal tersebut tidak dibarengi
dengan kekuatan mobilitas yang seimbang. Mobilitas senjata meriam masih sangat rendah,
perpindahan senjata hanya dapat dilakukan dengan lambat dan membutuhkan tenaga dari
banyak prajutit.
Oleh sebab itu, pada abad ke 17, Guntavus Adolphus, pasukan kerajaan swedia,
mengambangkan senjata meriam yang sanga ringan yang mana dapat di jalankan oleh hanya
dua orang tentara saja. Mobilitas yang dihasilkan oleh artileri ini sangat jauh berkembang
dibanding artileri meriam sebelumnya, sehingga fungsi dari artileri pada masa ini sudah bukan
hanya digunakan untuk menyerang dinding benteng atau mempertahankan benteng, tapi juga
untuk terlibat secara langsung dalam peperangan. Batalion artileri banyak di kembangkan
dalam sistem formasi tentara yang bertugas untuk
menghancurkan tentara musuh.3Senjata artileri ini terus berkembang dengan
berbagai versi dan kemampuan masiing-masing.
Salah satu artileri paling terkenal pada masa abad ke
18 adalah artileri dari negara prancis yang memiliki
jarang tembak hingga 5 Mil, meriam ini juga yang
menjadi faktor fundamental dalam kemenangan-2 Disadur dari Jurnal karya Albert Manucy: Artillery Through The Ages : A Short Ilustrated History of Cannon,
Emphasizing Types Used in America. United States Goverment Printing Office.3 Ibid
kemenangan yang diraih oleh Napoleon dalam penaklukannya ke berbagai negara.
Seiring dengan perkembangan zaman dan berbagai
peperangan yang teerjadi di dunia, artileri terus berkembang
menjadi berbagai jenis senjata dengan fungsi dan kelebihannya
masing-masing. Pada masa abad ke 19 sampai ke 20,
perkembangan artileri banyak diangap mencapa puncaknya.
Hal ini tidak lepas dari perang dunia 1 dan 2 yang banyak
memaksa negara-negara untuk mengambangkan sistem
persenjatan yang lebih maju. Salah satu aspek artileri yang
paling berkembang pada masa ini adalah field artileri, atau artileri medan. Hal ini tidak lepas
dari konflik dan peperangan yang banyak terjadi di eropa yang lebih banyak memiliki medan
pertempuran darat.4Berbagai bentuk baru dari artileri tercipta dalam periode ini, seperti field howitzerartileri yang pertama kali dikembangkan oleh Jerman, artileri untuk perperangan di medan
pegunungan (mountain artillery), mortar yang dapat dibongkar pasang, anti-aircraft artillery,anti-tank artillery, self-propelled artillery, railway artillery, artillery yang menjadi equipmentdalam kapal navi, dan lain-lain.Pemetaan senjata artileriSeiring perkembangan senjata artileri yang semakin maju, terdapat beberapa jenis tipe
artileri yang dilihat dari berbagai faktor, diantaranya : Jarak dan bentuk tembakan
a. GunArtileri yang memiliki laras panjang, kecepatan peluru yang cepat, dan
trajektori atau arah peluru yang cenderung lurus kedepan. Oleh karena itu,
jangkauan senjata ini sangat jauh dan tidak efektif untuk menyerang musuh dengan
jarak dekat.b. HowitzerArtileri yang yang memiliki
laras relatif pendek, kecepatan
peluru sedang, dan trajektori
yang didesain lebih melengkung.
Jangkauan howitzer cenderung
pas untuk peperangan jarang
menengah.c. MortarArtileri yang memiliki lars paling pendek, kecepatan peluru yang lambat, dan
trajektori yang sangat parabolik. Meski begitu, areal tembaknya luas dan efektif
dalam menghadapi peperangan jarak dekat.4 Ibid
Medan pertempuran dan mobilisasi artileri
a. Field artillery : Persenjataan artileri yang digunakan di darat1. Self-propelled artilery :
artileri yang di pasang di
atas kendaraan baik roda
karet maupun rantai, dan
mampu bergerak mandiri.2. Towed artillery : artileri
yang bergerak dengan cara
di tarik.3. Railway gun : artileri yang
bergerak dengan
menggunakan kereta yang
berjalan diatas rel.4. Coastal artillery : artileri yang tetap dan tidak dapat dipindahkan. Biasanya
digunakan sebagai senjata dalam bertahan di benteng maupun di kapal.b. Naval artillery : Persenjataan artileri yang digunakan sebagai equipment di kapal
laut. Fungsi dan tujuan artileri
a. Mountain artillery : artileri yang bisa dibawa kedalam medan yang sulit. Beberapa
jenis artileri ini dapat bersifat bongkar pasang.b. Anti-tank artillery : artileri yang tujuannya khusus untuk menghancurkan tank.c. Anti-aircraft artillery : artileri yang khusus digunakan untuk menghancurkan
pesawat terpur.d. Rocket artillery : artileri yang menggunakan rocket sebagai proyektilnya dan
biasanya memiliki akurasi yang cenderung kurang baik, namun jangkauan dan
daya ledak yang tinggi.
Sementara diantara begitu banyak jenis dan seri artileri, terdapat beberapa seri yang
paling terbaru dan cangggih di dunia, dianntaranya :a. Howitzer Archer FH 77 BW L52 Howitzer 5Howitzer yang dikembangkan oleh
BAE system ini dapat menembakan
proyektil sebanyak 21 kali per 3.5
menit dan dapat menembakan semua
proyektil dengan tipe 155mm dengan
jarak 50 km. Selain itu, kecepatan
maksimum dari mobilitas Hiwitzer ini5 Disadur dari : http://www.army-technology.com/features/featurethe-10-most-effective-self-propelledartillery-4180888/ diakses pada 13 maret 2017, pukul : 16.05
adalah 70km/jam dan mampu meninggalka area setelah menembak dengan waktu
hanya 40 detik.b. Anti-tank artillery AGM-114R HELLFIRE II Romeo 6Anti-tank ini dikembangkan oleh
Lockheed Martin, memiliki panjang 163 cm
dan diameter 17.8 cm. Misil anti-tank
berbobot 49.4 kg ini dilengkapi dengan semiactive laser (SAL) yang dapat mengunci
target setelah ataupun sebelum misil di
luncurkan, dengan jarak tembak maksimum
mencapai 8 km.c. Anti-aircraft artillery 7 Derivatsiya systemPada tahun 2015, the Rusian Deffence Industry meluncurkan sistem terbaru darianti-aircraft yang bernama Derivatsiya system dengan AU-220M cannon yang
dibawa oleh BMP-3 ampibi armoured vehicle. System terbaru ini juga dilengkapi
dengan senjata gun 57 milimeter dan dapat menghancurkan musuh dengan jarak 8-
10 km, serta drone dalam jarak 3- 5 km.6 Disadur dari : http://www.army-technology.com/features/featurethe-worlds-deadliest-anti-tank-missiles-
4159253/ diakses pada 13 maret 2017, pukul 16.127 Disadur dari : http://rbth.com/defence/2016/01/14/new-russian-anti-aircraft-gun-can-hit-targets-at-greaterdistances_559189 diakses pada 13 maret 2017, pukul 16.19
Negara pemiliki artileri terbanyak8Sebagaimana artileri telah menjadi salah satu senjata paling mematikan dalam
peperangan, berbagai negara telah dan sedang memproduksi serta menambah jumlah senjata
artileri untuk memeperkuat persenjataannya. Berikut ini negara-negara pemiliki senjata artileri
terbanyak di dunia yang terbagi atas 3 jenis utama, yaitu : Towed Artillerty, Self-propelled
Artillery, dan Multiple Rocket Launcher Artillery.
| Towed Artillery | ||
| No | Negara | Jumlah Artileri |
| 1 | India | 7.414 |
| 2 | Tiongkok | 6.246 |
| 3 | Korea Selatan | 5.374 |
| 4 | Rusia | 4.625 |
| 5 | Korea Utara | 4.300 |
| 6 | Pakistan | 3.278 |
| 7 | Mesir | 2.360 |
| 8 | Vietnam | 2.200 |
| 9 | Suriah | 2.150 |
| 10 | Iran | 2.078 |
Dari data diatas, kita dapat menganailis sebuah fakta bahwa negara-negara yang
memiliki banyak artileri cenderung merupakan negara yang memiliki konflik dengan negaranegara di sekitarnya. Selain itu, negara-negara yang memiliki banyak artileri juga dilihat
merupakan negara dengan sebagian besar wilayah berupa daratan. Pembelian artileri ini dinilai
sebagai upaya negara-negara untuk mempertahankan wilayahnya dari serangan negara lain jika
terjadi konflik, karena karakteritik artileri cenderung lebih bersifat bertahan.8 Data diambil dari www.globalfirepower.com
| Self-Propelled Artillery | ||
| No | Negara | Jumlah Artileri |
| 1 | Rusia | 5.972 |
| 2 | Korea Utara | 2.250 |
| 3 | Korea Selatan | 1.190 |
| 4 | Amerika Serikat | 1.934 |
| 5 | Tiongkok | 1.710 |
| 6 | Ukraina | 1.302 |
| 7 | Turki | 1.013 |
| 8 | Mesir | 889 |
| 9 | Israel | 650 |
| 10 | Belarus | 583 |
| Multiple Rocket Launcher Artillery | ||
| No | Negara | Jumlah Artileri |
| 1 | Rusia | 3.793 |
| 2 | Korea Utara | 2.400 |
| 3 | Cina | 1.770 |
| 4 | Mesir | 1.481 |
| 5 | Iran | 1.474 |
| 6 | Amerika Serikat | 1.331 |
| 7 | Vietnam | 1.100 |
| 8 | Turki | 811 |
| 9 | Suriah | 650 |
| 10 | Ukraina | 625 |
Keunggulan dan kelemahan artileri (dibanding senjata lain)Sebelum kita melihat keunggulan dan kelemahan dari artileri, kita harus melihat
karakteristik umum dari artileri itu sendiri. Diantaranya : Berukuran besar Daya tahan yang rendah Mobilitas cenderung rendah Daya ledak tembakan besar Daya jangkau tembakan jauh dan luas Akurasi cenderung rendah (lebih mudah
meleset akibat beberapa faktor, exp:
kecepatan dan arah angin) Kurang adaptif (namun diimbangi dengan
berbagai tipe menurut medan) dll
Dari karakteristik umum tersebut, kita dapat melihat bahwa artileri lebih cenderung
cocok untuk bertahan dibanding menyerang. Artileri secara umum dapat dikategorikan
memiliki keungulan dalam daya ledak dan daya jangkau tembakan yang besar dan luas.
Sementara kelemahan dari artileri adalah ukurannya yang besar dengan daya tahan, mobilitas,
akurasi, dan adaptivitas yang rendah.
Dari karakteristik keunggulan dan kelemahan artileri tersebut, kita dapat
membandingkan keunggulan dan kelemahan artileri dengan senjata-senjata lain. Diantaranya : Keunggulan
a. Senjata yang lambat
Artileri sangat cocok untuk menghadapi senjata-senjata dengan mobilitas yang
cenderung rendah, seperti kapal berang induk dan Main Battle Tank (MBT)
b. Senjata yang besar
Artileri juga sangat cocok untuk menghadapi senjata-senjata yang berukuran
besar. Seperti kapal perang induk dan MBT.
c. Pasukan / senjata yang berkelompok
Artileri akan lebih efisien jika ditembakan ke pasukan atau senjata-senjata yang
sedang berkelompok, karena daya ledaknya yang besar. Kelemahan
a. Senjata yang cepat
Artileri kurang cocok menghadapi senjata yang memiliki mobilitas tinggi, hal
ini karena akurasi dari artileri yang cenderung rendah. Seperti Aircraf danArmoured Vehicle.b. Senjata yang memiliki daya ledak besar
Artileri juga kurang memiliki kemampuan dalam menahan gempuran senjata
yang memiliki daya ledak besar, karena artileri cenderung mudah di hancurkan
dengan ledakan.
MISSILE
Sejarah
Terbentuknya Missile atau Peluru
Kendali (Rudal)
HANIFAH AZ-ZAHRA

Peluru kendali atau umumnya disebut
rudal merupakan senjata roket militer yang bisa dikendalikan atau memiliki
sistem pengendalian otomatis untuk mencari target dan menyesuaikan arahnya.
Sistem kerja rudal menggunakan konsep gerak peluru atau biasa dikenal dengan
gerak parabola. Rudal diyakini merupakan salah satu senjata tercepat di dunia.
Ada pun kecepatan rudal itu sendiri dipengaruhi oleh tingginya daya terbang
senjata tersebut. Pencetus terciptanya rudal pertama kali dilakukan oleh Jerman
sekaligus dipatenkan oleh insinyur Jerman, William Wolf pada 1930. Awalnya
Jerman memulai perkembangan persenjataan
mereka dengan membuat roket dan bom, alih-alih melakukan perakitan keduanya,
Jerman akhirnya melakukan eksperimen dengan membuat bom berpemandu yang
memiliki sayap dan alat kendali mekanis di bagian ekor, pada akhirnya
terciptalah rudal pertama kali. Saat itu, bom yang digunakan merupakan bom Fritz X dan bom armour piercing. William
Wolf menggunakan prinsip pulse-jet untuk menyusun kekuatan rudal V-1 dan
V-2 milik Jerman pada perang dunia II.[1]
Setelah Jerman berhasil mengembangkan roket dengan sistem kendli, maka di
sekitar tahun 1933, rudal dikembangkan oleh ilmuan AS yang bernama bleeker.
Perkembangan
Peluru Kendali atau Rudal
Persenjataan
rudal dari waktu ke waktu mengalami perkembangan yang signifikan. Awalnya,
peluru kendali jarak jauh telah diciptakan sejak dulu sebagai senjata militer,
yang memanfaatkan gravitasi untuk mengukur posisis target, hingga saat ini
dimana senjata militer tersebut dalam dikendalikan melalui teknologi komputer.
Terdapat
berbagai macam tipe rudal dalam sejarah perkembangannya. Dibawah ini merupakan
salah satu awal perkembangan dari rudal jelajah yang disebut Kattering Bung.[2]
Rudal jelajah pertama yang
dikembangkan oleh Amerika Serikat
Berikut beberapa bukti bahwa senjata rudal mengalami
perkembangan yang pesat dari waktu ke waktu :
KH-35U
Uran
milik Rusia yang mampu memandu hulunya sendiri,
sehingga kebal terhadap gangguan radar musuh.

3M-55 Yakhont
Rudal
terbaru Rusia yang memiliki keistimewaan rudal ini
ialah memiliki kecerdasan buatan yang sebanding dengan kecerdasan manusia.
Kehebatan tersebut dapat berfungsi ketika menghadapi keadaan "satu
rudal-satu kapal" ataupun menghadapi skuadron kapal.
Pemetaan Rudal
Pemetaan Rudal
Berikut terdapat
beberapa jenis rudal yang telah mengalami perkembangan dari waktu ke waktu,
diantaranya :
1.
Peluru Kendali Balistik
Peluru kendali yang memakai lintasan trayektori yang
ditentukan oleh balistik dalam sistem pengirimannya, peluru kendali hanya
dikendalikan dalam masa peluncuran saja. Misil balistik pertama adalah V-2 yang
dikembangkan oleh Nazi Jerman pada 1930-an dan 1940-an atas instruksi dari
Walter Dornberger. Misil balistik dapat diluncurkan dari lokasi
tetap seperti Silo missiles,
kendaraan peluncur, aircraft, kapal
dan kapal-selam. Rudal balistik menggunakan tenaga roket biasanya terdiri
hingga 3 tingkat, yaitu :
a. Boost Phase
: Fase rudal meluncur dengan dorongan roket, ketinggian tergantung jarak
tempuh rudal (untuk ICBM dapat mencapai 400 km).
b. Mid-course
Phase : Fase rudal berada di luar atmosfer bumi, rudal mulai
melepaskan Re-entry Vehicle (RV) ke target-target yang sudah ditentukan.
c. Re-entry
Phase : Fase RV memasuki atmosfer bumi dari ketinggian 100 km
dengan kecepatan rata-rata 4 km/detik.
2.
Peluru Kendali Jelajah
Rudal jelajah merupakan peluru kendali
bertenaga jet dan memiliki sayap, rata-rata memiliki kecepatan supersonic. Misil ini dirancang membawa
hulu ledak konvensional atau nuklir dalam jumlah besar yang mampu menjangkau
jarak hingga ratusan mil dan tingkat akurasi yang tinggi.
3.
Peluru Kendali Anti-Kapal
Contoh
peluru kendali anti-kapal, diantaranya :
4.
Peluru Kendali Darat ke Udara
Rudal yang diluncurkan dari darat ke udara dengan kemampuan menghancurkan
target terbang seperti aircraft musuh, atau lebih dikenal dengan istilah SAM. Rudal
jenis ini dapat diluncurkan dari lokasi tetap, kendaraan peluncur atau dari
kapal. SAM terkecil pernah dikembangkan oleh Soviet yang dapat dibawa dan
diluncurkan oleh seorang tentara, salah satu rudal dari jenis ini adalah Aegis.
5.
Peluru Kendali Udara ke Udara
Peluru kendali yang dipasang pada pesawat
tempur sebagai senjata untuk menghancurkan pesawat musuh. Rudal jenis ini
umumnya berbentuk silinder panjang dan ramping untuk mengurangi gesekan pada
kecepatan tinggi, sehingga beberapa diantaranya dapat mencapai kecepatan mach
4.
6.
Peluru
Kendali Anti-Tank
Peluru
Kendali Anti-Tank
Seperti rudal-rudal lainnya, rudal anti-tank
memiliki fungsi utama untuk menghancurkan tank atau kendaraan lapis baja
lainnya, sehingga didesain memiliki hulu ledak lebih berat. Rudal-rudal
anti-tank seperti AG-3 Sagger, BGM-71 TOW, AGM-114 Hellfire, FGM-148 Javelin
dan Nag memiliki kemampuan melacak target menggunakan pelacak infrared,
gelombang milimeter, penanda laser atau gelombang radio.
7.
Peluru Kendali Anti-Satelit
Rudal anti-satelit adalah rudal yang memiliki
fungsi untuk menghancurkan satelit musuh. Salah satu rudal dari jenis ini yaitu
ASAT (anti-satelite weapons). Namun
rudal-rudal anti-satelit relatif masih dalam tahap pengembangan.
Negara-negara Pemilik Peluru Kendali (Rudal)
![]() |
|||
![]() |
|||
![]() |
![]() |
|||||
![]() |
||||||
![]() |
||||||
.
![]() |
![]() |
||

Keunggulan
dan Kelemahan
Sources :
http://indonesia.rbth.com/technology/2015/01/06/tiga_senjata_rudal_cerdas_terbaru_militer_rusia_26509
[1] Dikut dari http://nationalgeographic.co.id/berita/2013/09/cikal-bakal-senjata-tercepat-di-dunia, di akses pada
14 Maret 2017 pukul 23:24 WIB.
[2] Diambil dari https://chirpstory.com/li/232991
Langganan:
Postingan (Atom)







